Komisi VIII Berharap BPKH Miliki Hotel di Mekkah

Oleh: Admin BPKH berita bpkh | Kamis, 05 April 2018 - 09:35:43 WIB | dibaca: 459 pembaca

Komisi VIII Berharap BPKH Miliki Hotel di Mekkah

Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Mustaqim menyatakan, sudah menjadi cita cita Komisi VIII DPR agar negara melalui Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) bisa memiliki hotel di Mekkah. Karena itu, dengan adanya upaya-upaya untuk menginvestasikan dana tersebut akan sangat didukung.

 

“Saya selaku Poksi F-PPP di  Komisi VIII DPR berkomitmen untuk mengawal proses investasi BPKH dengan mengambil alih Hotel Ramada yang berlokasi sekitar 700 meter dari Masjidil Haram tersebut,” ungkap politisi dapil Jawa Tengah kepada awak media, di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

 

Hal itu dikatakannya menanggapi rencana BPKH yang memanfaatkan dana haji untuk investasi infrastruktur di Arab Saudi. Menurut Mustaqim, investasi BPKH tersebut akan banyak kemanfaatannya baik bagi Umat Islam Indonesia yang berhaji maupun umroh. Selain itu juga akan memberikan keuntungan yang optimal terhadap nilai optimalisasi Dana Haji yang pada akhirnya  mampu untuk mensubsidi biaya haji tiap tahunnya.

 

Legislator yang bermitra kerja dengan Kemenag dan Kemensos ini mengakui, rencana BPKH akan melakukan investasi sesungguhnya sudah sempat dibahas beberapa kali dengan Komisi VIII saat RDP membahas Renstra BPKH dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

 

Menurutnya, secara legal BPKH telah mengantongi Keppres 110 Tahun 2017 dan PP 07 Tahun 2018 yang memberikan kewenangan penuh terhadap pengelolaan Dana Haji yang selama ini di bawah kendali Menteri Agama selaku wakil dari para calon jemaah haji Indonesia.

 

UU 34 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, lanjut MUstaqim, secara tegas memberikan kewenangan pada badan ini untuk antara lain  menginvestasikan Dana Haji dengan tujuan memperoleh bagi hasil yang sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia, khususnya jemaah haji.

 

Bahkan lanjutnya, terkait investasi di Arab Saudi, Komisi VIII khususnya Panja BPIH pada Februari lalu telah menyempatkan meninjau Hotel Ramada yang menjadi obyek investasi BPKH tersebut. Secara kesejarahan, Hotel Ramada berdiri diatas Tanah Wakaf Pemerintah Daerah Aceh yang berasal dari salah satu Ulama/Tokoh Islam Aceh.

 

Sementara tentang pengelolannya, sambung dia, dilakukan pihak ketiga yang beberapa tahun terakhir ini berencana memberikan kesempatan kepada Pemerintah Indonesia melalui BPKH untuk melakukan take overkepemilikannya. (mp/sf)

Admin BPKH
Penulis: Admin BPKH

Badan Pengelola Keuangan Haji (disingkat BPKH) adalah lembaga yang melakukan pengelolaan Keuangan Haji. BPKH bertugas mengelola Keuangan Haji yang meliputi penerimaan, pengembangan, pengeluaran, dan pertanggungjawaban Keuangan Haji.

2 Komentar

  1. Doaharian
    Doaharian 13 Mei 2018 - 10:53:34 WIB

    Terima kasih atas tulisannya, semoga BPKH jaya selalu. Bravo Indonesia.

    Kumpulan doa harian - https://www.doaharian.id/
    Atap UPVC - http://www.sdplafon.com/product
    Agen kayu dolken gelam - https://karinov.co.id/kayu-gelam/
    Wordpress Instan - https://wpinstan.com/

    1. okie
      okie 25 Mei 2018 - 19:03:33 WIB

      ya mudah2an BPKH bisa mengemban amanah menjaga dan mengelola dana haji yang mana itu adalah uang rakyat bukan uang negara seperti pemerintah mengelola uang negara.. bukan berarti yg berangkat haji orng kaya saja tetapi dy bertahun2 nabung utk berangkat haji. semoga BPKH semakin jaya

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jadwal Shalat

Polling


Twitter Feed

Tag Berita

Kalender Agenda

FGD Mitra Investasi Tanggal: 09 Maret 2018
Lokasi : Hotel Grand Sahid Jaya

Galeri Foto