Berkontribusi Dalam Pemberdayaan masyarakat dan kemaslahatan, BPKH Raih Penghargaan Tokoh pemberdayaan dan Happiness Awards Rumah Zakat 2022

Berkontribusi Dalam Pemberdayaan masyarakat dan kemaslahatan, BPKH Raih Penghargaan Tokoh pemberdayaan dan Happiness Awards Rumah Zakat 2022

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)  menerima 2 penghargaan dari LAZ Rumah Zakat Indonesia, kategori Mitra kolaborasi kebaikan, dan Tokoh Pemberdayaan 2021 versi rumah zakat yang diberikan kepada Anggito Abimanyu selaku kepala badan pelaksana BPKH pada acara Public Expose rumah zakat tahun 2022,  LAZ Rumah Zakat Indonesia di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag, Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Penghargaan diserahkan oleh CEO Rumah Zakat Nur effendi dan diterima oleh , Anggota Badan Pelaksana BPKH RI, Dr. Rahmat Hidayat, SE, MT. “Sinergitas BPKH dan Laz mewujudkan kesejatheraan masyarakat akan terus berlanjut penghargaan ini memacu BPKH Untuk lebih lagi berkontribusi dalam pemberdayaan kemaslahatan dan menebar kebaikan di Indonesia.

 

Pada acara yang sama pula Kepala badan pelaksana BPKH Anggito Abimanyu mendapat penghargaan sebagai “Tokoh Pemberdayaan 2021 versi rumah zakat” dalam acara Public Expose Rumah Zakat 2022, bersama mitra kemslahatan BPKH bersinergi menjalin kolaborasi untuk menghadirkan program kemaslahtan bagi umat baik program penanggulangan covid, pemberdayaan masyarakat hingga bencana nasional.

 

Anggito Abimanyu menuturkan, penghargaan ini merupakan sebuah penghargaan yang luar biasa bagi BPKH sekaligus  memberikan semangat bagi instansi, Lembaga dan penggerak zakat nasional agar lebih semangat bersinergi menebar kebaikan untuk mencapai terget demi kemaslahatan nasional.

 

Hadir pula Menteri Agama RI Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan kolaborasi dan sinergitas yang baik bersama LAZ dan lembaga filantropi Islam lainnya, upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui dana sosial keagamaan akan tercapai.  “Kemenag terus berikhtiar melalui sejumlah kebijakan, seperti optimalisasi pembinaan dan pengawasan LAZ, peningkatan kompetensi amil melalui SKKNI, pemberdayaan ekonomi umat .

Program kemaslahtan BPKH merupakan wujud komitmen Badan Pengelola keuangan haji untuk turut ambil peran dalam mengatasi probelematika umat dan menebar kebaikan. Sumber pembiayaaan program kemaslahatan berasal dari nilai manfaat pengelolaan investasi Dana Abadi Umat (DAU) .

Sebagaiamana diatur dalam PP No 5 tahun 2018 tentang pelaksanaan Undang-Undang No 34 tahun 2014 mengenai pengelolaan keuangan haji dan PBPKH No 7 tentang prioritas kegiatan kemaslahatan. Kegiatan kemaslahatan mencakup enam asnaf yakni : kebutuhan prasarana, ibadah, Kesehatan, pelayanan Ibadah haji, Ekonomi umat, Pendidikan dan dakwah serta sosial keagaman.

Bantuan disalurkan secara langsung dan tidak langsung (bekerjasama dengan mitra kemaslahatan) sesuai asas prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transaparan dan akuntabel.

Bersama mitra kemsalahatan BPKH akan terus bersinergi menjalin kolaborasi untuk menghadirkan program kemaslahtan bagi umat dan terus mendorong penguatan ekosistem Zakat dan wakaf di Indonesia, sehingga Zakat dan wakaf di Indonesia semakin maju mencapai target yang diharapakan ,sekaligus pendistribusiannya lebih baik dan tepat sasaran sehingga bisa memperbaiki kesejahteraan masyakarakat untuk kemaslahatan .

(Humas BPKH)

Share this post