16 Ribu Jamaah dari Tanah Air Tiba di Madinah

| Sumber Foto:republika Online 2019

Redaktur : Hasanul Rizqa · Reporter : Syahruddin El-Fikri

IHRAM.CO.ID, Oleh: Syahruddin El-Fikri dari Madinah, Arab Saudi

Sampai Selasa (9/7) siang atau pukul 12.30 waktu Arab Saudi (WAS), jumlah jamaah haji Indonesia yang tiba di Kota Madinah al-Munawwarah sebanyak 16.026 orang jamaah. Angka itu bersumber dari data sistem komputeriasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) RI, yang dipantau pada Selasa (9/7).

Total jumlah kloter Indonesia yang tiba melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah mencapai 39 kloter. Direncanakan pada Selasa (9/7) total kloter yang tiba di Madinah sebanyak 45 kloter. Artinya, masih tersisa sekitar enam kloter lagi.

Pada Selasa siang, jamaah dari Sulawesi Selatan kloter 03 embarkasi Ujung Pandang asal dari kota Parepare, Sinjai, Soppeng, tiba di Madinah.

Jumlah jamaah asal kloter 3 Ujung Pandang ini sebanyak 455 jamaah. Sebanyak lima orang di antaranya adalah petugas haji.

Adapun jamaah yang berasal dari embarkasi Lombok (LOP) sebanyak 2 kloter dengan jumlah sebanyak 907 orang. Embarkasi Padang (PDG) sebanyak dua kloter dengan jumlah jamaah sebanyak 784 orang.

Tiga kloter dari Ujung Pandang (1.361 orang), empat kloter dari Embarkasi Batam (1.772 orang), delapan kloter dari Jakarta-Bekasi (3.249), dua kloter dari Jakarta-Pondok Gede (783 orang), delapan kloter Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 2.867), delapan kloter Embarkasi Surabaya (3.581), dua kloter asal Embarkasi Palembang (897 orang).

Dan hingga Selasa (9/7) malam, diperkirakan jumlah jamaah yang tiba dari 45 kloter mencapai 18.700 orang.

Sementara itu, total jamaah yang wafat sebanyak dua orang. Yakni, Sumiayatun Suwikromo (56) asal Embarkasi Solo yang wafat pada Ahad (7/7), dan Khairil Abbas bin Salim (62) asal Embarkasi Batam (BTH) pada Senin (8/7) pukul 14.30 waktu Arab Saudi (WAS).

 

Pantauan Cuaca

Sementara itu, kondisi cuaca di Madinah, Arab Saudi, masih cukup panas. Ketinggian suhu mencapai 44 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 19 derajat Celsius. Dan pada malam hari, suhu di Madinah dapat mencapai 33 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 26 derajat Celsius.

Untuk mengantisipasi cuaca yang demikian tinggi ini, jamaah disarankan untuk selalu membawa alat pelindung diri (APD), seperti semprotan air, payung, masker, dan lainnya yang diperlukan.

“Jamaah disarankan tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan, selain ke Masjid untuk melaksanakan ibadah,” kata Plt Kadaker Madinah, Amin Handoyo.

Amin mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Sebab, puncak Ibadah haji masih sangat lama. “Puncak haji masih sebulan lagi, jadi jamaah sebaiknya benar-benar menjaga kondisi fisik dengan baik,” terangnya.


Sumber :https://www.ihram.co.id/berita/pue460458/16-ribu-jamaah-dari-tanah-air-tiba-di-madinah

Bagikan Berita Ini