5 Fungsi Kiswah yang Menutupi Ka’bah, Muslim Harus Tahu!

5 Fungsi Kiswah yang Menutupi Ka’bah, Muslim Harus Tahu!

Sebagai umat Muslim, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah “Kiswah.” Namun, apakah Anda tahu apa sebenarnya Kiswah itu dan apa fungsinya? Kiswah bukan sekadar kain penutup Ka’bah; ada banyak hal yang perlu Anda ketahui tentangnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas Kiswah mulai dari pengertian, sejarah, hingga fungsi pentingnya dalam ibadah haji. Mari kita mulai!

Apa Itu Kiswah?

Kiswah adalah kain berwarna hitam dengan benang emas yang digunakan untuk menutupi Ka’bah, bangunan suci yang terletak di pusat Masjidil Haram di Mekkah. Kain Kiswah terbuat dari bahan yang sangat berkualitas, biasanya berupa sutra hitam yang dihiasi dengan kaligrafi ayat-ayat suci Alquran. Kiswah dipasang setiap tahun pada waktu tertentu, terutama menjelang musim haji, dan memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Islam.

Secara harfiah, Kiswah berarti “penutup” dalam bahasa Arab. Kain ini memiliki ukuran yang sangat besar, sekitar 658 meter persegi dengan berat sekita 650 kilogram, dan dirancang sedemikian rupa agar bisa menutupi seluruh permukaan Ka’bah. Selain itu, Kiswah juga dilengkapi dengan pintu dan jendela yang memudahkan akses ke dalam Ka’bah.

Kiswah ini memiliki banyak makna simbolis, termasuk sebagai lambang kebersihan, kesucian, dan penghormatan kepada Allah. Dalam tradisi Islam, Kiswah juga menjadi bagian integral dari ritual haji, di mana umat Muslim berkumpul untuk beribadah dan menunjukkan pengabdian mereka kepada Tuhan. Kiswah sendiri diganti setiap tanggal 1 Muharram.

Baca Juga: Kiswah Ka’bah Diganti 1 Muharam

Sejarah Kiswah

Pada masa pra-Islam, Kiswah tidak hanya berfungsi sebagai penutup Ka’bah, tetapi juga sebagai simbol kehormatan dan identitas budaya suku-suku Arab. Mereka menggunakan kain dengan warna dan motif yang berbeda, mencerminkan kepercayaan dan tradisi masing-masing. Misalnya, Raja Tub’a dari Yaman juga diketahui pernah menutupi Ka’bah dengan kain warna-warni.

Di masa pra-Islam, suku-suku Arab melakukan semua itu sebagai penghormatan terhadap peninggalkan nenek moyang mereka, sampai akhirnya kaum Quraish menguasai Makkah cukup lama.

Di masa Islan, Kiswah mulai dihiasi dengan kaligrafi ayat-ayat suci Alqurah. Terutama surat Al Ikhlas, serta kalimat Allahu Akbar, dan syahadat. Namun, Rasulullah belum mengganti warna Kiswah. Ia masih tetap menggunakan warna Yaman, peninggalkan Tub’a.

Di masa khalifah Abu Bakar, Omar Ibn al Khattab dan Utsman bin Affan, warnah Kiswah berganti. Ketiganya lebih menyukai warna Koptik khas Mesir.

Di masa Dinasi Muawiyah, Kiswah berganti warna lagi. Warna Koptik khas Mesir ditanggalkan, diganti dengan warna merah, putih, hijau, dan warna tradsional hitam. Saat itu telah muncul perdebatan apa warna yang pantas untuk Kiswah. Semua sepakat, Kiswah harus berwarna hitam.

Raja Muzaffar dari Yaman, yang memimpin Dinasti Abbasiyah, yang kali pertama membuat Kiswah dalam bentuk baju. Pembuatan dilakukan di Mesir, karena saat itu kekuasaan Abbasiah mencapai Mesir.

Sejarah juga mencatat bahwa Kiswah diproduksi di berbagai tempat, termasuk Mesir dan Mekkah. Di masa modern, sejak tahun 1977, Arab Saudi mendirikan pabrik Kiswah di Mekkah untuk memenuhi kebutuhan kain penutup ini secara mandiri. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Kiswah dalam konteks budaya dan keagamaan umat Islam.

Baca Juga: Rampung Dipasang, Kiswah Baru Ka’bah dengan 120 kg Benang Emas

Fungsi Kiswah yang Menutupi Ka’bah

Kiswah memiliki beberapa fungsi penting yang harus Anda ketahui. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Menjaga Kesucian Ka’bah

Fungsi utama Kiswah adalah menjaga kesucian Ka’bah. Kain penutup ini melindungi struktur fisik Ka’bah dari cuaca, debu, dan kotoran. Dengan demikian, Ka’bah tetap terlihat bersih dan terawat, menciptakan suasana yang nyaman bagi para jemaah yang datang untuk beribadah.

2. Simbol Kebanggaan Umat Islam

Kiswah juga berfungsi sebagai simbol kebanggaan bagi umat Islam. Ketika melihat Kiswah yang megah dan indah, umat Islam merasa terhubung dengan sejarah dan tradisi agama mereka. Ini mengingatkan mereka akan perjuangan dan pengorbanan para nabi serta pentingnya ibadah haji dalam hidup mereka.

3. Pengingat Spiritual

Selain sebagai penutup fisik, Kiswah berfungsi sebagai pengingat spiritual. Kaligrafi yang terukir di atas Kiswah memuat ayat-ayat Alquran yang memiliki makna mendalam. Saat jemaah melihat Kiswah, mereka diingatkan untuk selalu bersyukur dan berdoa kepada Allah, serta merenungkan ajaran-Nya.

4. Menyatukan Umat Muslim

Kiswah juga menjadi simbol persatuan umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, jutaan jemaah dari berbagai negara berkumpul di Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji. Dengan adanya Kiswah, umat muslim merasa lebih dekat satu sama lain, meskipun mereka berasal dari latar belakang dan budaya yang berbeda..

5. Mendukung Keberlanjutan Ibadah Haji

Dengan didirikannya pabrik Kiswah di Mekkah, keberlanjutan ibadah haji semakin terjamin. Pembuatan Kiswah secara lokal memastikan bahwa umat Islam tidak perlu bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan ini. Selain itu, penggunaan bahan berkualitas tinggi membuat Kiswah tahan lama dan dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Baca Juga: Ketika Kiswah Kabah Dibuka untuk Sambut Jamaah Haji

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, fungsi Kiswah yang menutupi Ka’bah, memiliki manfaat yang sangat penting dalam konteks agama dan budaya umat Islam. Dari menjaga kesucian Ka’bah hingga menjadi simbol kebanggaan umat Muslim, Kiswah memiliki banyak makna yang dalam. Dengan memahami fungsi Kiswah yang menutupi Ka’bah, Anda akan lebih menghargai keindahan dan makna ibadah haji yang dijalankan setiap tahun oleh jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang penyelenggaraan haji dan pengelolaan keuangan haji yang sesuai dengan prinsip syariah, akuntabel, dan transparansi, kunjungi website BPKH. Temukan juga informasi keislaman lainnya yang dapat memperkaya pengetahuan Anda!

Share this post

superuser BPKH

Humas BPKH menyajikan informasi terkini dan edukatif seputar haji, umrah, dan ilmu keuangan islam. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan transparansi bagi masyarakat.