بحث

أدخل 3 أحرف على الأقل لبدء البحث.

رجوع

Momentum 100 Tahun Gontor, BPKH Kucurkan Rp300 Juta untuk Pendidikan

مشاركة:
Momentum 100 Tahun Gontor, BPKH Kucurkan Rp300 Juta untuk Pendidikan

Jakarta, 5 September 2026 — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui Program Kemaslahatan. Bekerja sama dengan Baitulmaal Muamalat (BMM), BPKH menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp300 juta kepada 50 mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Penyerahan bantuan secara simbolis sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara BPKH dan UNIDA Gontor dilaksanakan dalam rangkaian Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Ballroom Flores, Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (5/9).

Forum internasional tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan menjadi bagian dari momentum menyambut 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

BPKH Kucurkan Rp300 Juta untuk Pendidikan

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyatakan partisipasi BPKH dalam GIHES 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi BPKH terhadap pengembangan pendidikan dan SDM unggul.

“BPKH ikut serta dalam rangkaian Forum Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. Sebagai momentum 100 tahun Pondok Pesantren Gontor, BPKH ikut berkontribusi melalui penandatanganan MoU dengan kampus UNIDA Gontor guna menyediakan dukungan beasiswa bagi para mahasiswa. Kerja sama ini diharapkan membawa berkah bagi umat muslim dan kemanusiaan secara nasional maupun global,” ujar Fadlul.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun SDM yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Karena itu, dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemaslahatan yang memiliki dampak jangka panjang.

Fadlul juga berharap GIHES 2026 dapat melahirkan gagasan dan pemikiran strategis mengenai pengembangan pendidikan Islam holistik yang relevan dengan tantangan zaman serta memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di tingkat nasional maupun global.

BPKH Kucurkan Rp300 Juta untuk Pendidikan

Bantuan pendidikan BPKH diberikan kepada 50 mahasiswa aktif jenjang Strata 1 (S1) UNIDA Gontor yang menghadapi risiko hambatan pembiayaan pendidikan.

Program tersebut antara lain menyasar mahasiswa yang mengalami kesulitan memenuhi biaya pendidikan, berisiko menunda studi atau mengambil cuti akademik, hingga menghadapi risiko putus studi (drop-out).

Penyaluran bantuan dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Proses verifikasi dan penyaluran telah dilakukan sejak diterbitkannya surat persetujuan pada 15 Juli 2026. Dana selanjutnya ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa melalui pihak kampus.

Dengan mekanisme tersebut, bantuan diharapkan dapat memastikan dukungan pendidikan diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan.

Selain penyaluran bantuan pendidikan, BPKH dan UNIDA Gontor juga memperkuat kerja sama melalui penandatanganan MoU. Kerja sama tersebut mencakup tiga ruang lingkup utama, yakni:

  1. Penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelatihan;

  2. Penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat;

  3. Peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada dukungan pendidikan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat lebih luas melalui penguatan kapasitas SDM, riset, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penyerahan bantuan pendidikan dalam momentum 100 tahun Gontor menjadi bagian dari ikhtiar BPKH untuk memperluas dampak Program Kemaslahatan, khususnya dalam bidang pendidikan.

BPKH Kucurkan Rp300 Juta untuk Pendidikan

BPKH memandang dukungan terhadap pendidikan sebagai investasi sosial jangka panjang. Dengan membantu mahasiswa mempertahankan keberlanjutan studinya, manfaat yang dihadirkan diharapkan dapat berlanjut melalui lahirnya generasi SDM yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Semoga sinergi BPKH, UNIDA Gontor, dan Baitulmaal Muamalat ini dapat terus berkembang dan memberikan kemaslahatan yang nyata, tidak hanya bagi para penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat dan kemanusiaan secara lebih luas,” ujar Fadlul.

Acara penandatanganan MoU dan penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan sejumlah tokoh nasional dan internasional, antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor Hidayat Nur Wahid, Rektor UNIDA Gontor Hamid Fahmi Zarkasyi, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Hasan Abdullah Sahal dan Akrim Mariyat, serta Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat Tegar Sangga Barkah.

Melalui kolaborasi tersebut, BPKH berharap kemitraan dengan UNIDA Gontor dan Baitulmaal Muamalat dapat terus diperkuat untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan sekaligus mendukung lahirnya SDM unggul yang berkontribusi bagi bangsa, umat, dan kemanusiaan.