BPKH Beri Dukungan Digitalisasi Layanan Haji kepada FK KBIHU Melalui Mitra Kemaslahatan

BPKH Beri Dukungan Digitalisasi Layanan Haji kepada FK KBIHU Melalui Mitra Kemaslahatan

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan yaitu Laznas PPPA Daarul Qur’an menyalurkan bantuan kepada Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (FK KBIHU) berupa dukungan digitalisasi dan informasi serta  kendaraan operasional. Program kemaslahatan tersebut diserahkan secara simbolis di Muamalat Tower, Jakarta, pada Rabu (6/10/21) siang.

Kemitraan BPKH, Laznas PPPA Daarul dan FK KBIHU telah bersepakat untuk meningkatkan layanan kepada jemaah haji Indonesia dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh pihak serta stakeholder perhajian. Harapannya, program kemaslahatan ini dapat mendukung kegiatan kampanye Ayo Haji Muda dan pendaftaran haji dari seluruh wilayah Indonesia dengan mengaktifkan pengurus DPP, DPW dan DPC.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH – Anggito Abimanyu melalui keterangan tertulis bahwa dengan sistem digitalisasi dan teknologi informasi yang baik dapat memudahkan pemantauan data dan perolehan jemaah pada masing-masing FK KBIHU dalam rangka monitoring dan evaluasi.”Kami berharap peran besar FK KBIHU dapat lebih maksimal dengan bantuan kendaraan operasional dan digitalisasi informasi baik yang berada di DPP,DPW dan DPC dapat memberikan dukungan maksimal terhadap program kerja BPKH”

Sementara itu, Pimpinan Direktorat Zakat dan Wakaf Daarul Qur’an, Dr. Muhammad Anwar Sani mengatakan bahwa kemitraan BPKH dan Laznas PPPA Daarul Qur’an telah terjalin dengan baik. Selama ini, banyak program yang telah digulirkan oleh BPKH dan Laznas PPPA Daarul khususnya dalam segi sosial kemanusiaan.

“Saya mewakili Laznas PPPA Daarul Qur’an mengucapkan terima kasih kepada BPKH atas kepercayaannya kepada Laznas PPPA Daarul Qur’an sebagai mitra kemaslahatan, alhamdulillah tahun ini mendapatkan kepercayaan menjadi mitra kerja dalam mengelola program kemaslahatan,” tutur ia dalam sambutan di acara tersebut.

Menurutnya, ibadah haji umroh dapat tetap berjalan dengan baik di tengah pandemi COVID-19. Melalui digitalisasi ini harapannya calon jamaah haji dan umroh dapat tertangani dengan sepenuhnya.

Menanggapi kerja sama ini, Ketua Umum DPP FK KBIHU, KH. Manarul Hidayat mengucapkan terima kasih kepada BPKH atas dukungan yang telah diberikan. Di sisi lain, ia juga berkomitmen bersama untuk turut mensosialisasikan pogram kerja BPKH.

“Saya optimis pendaftar haji baru melalui FK KBIHU dapat mencapai 100.000 jemaah haji setiap tahunnya,” ucapnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, peran dan fungsi FK KBIHU selama ini begitu besar dalam mendukung kegiatan BPKH dalam hal pengkajian, pendidikan, pelatihan, konsultasi dan implementasi terkait pengelolaan keuangan haji.

Bantuan Kemaslahatan yang diberikan bersumber dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat yang pendistribusiannya mencakup enam asnaf antara lain prasarana ibadah, kesehatan, pelayanan ibadah haji, ekonomi umat, pendidikan dan dakwah serta sosial keagamaan yang disalurkan secara langsung dan tidak langsung yang bermanfaat untuk kebaikan umat sesuai dengan asas prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel.

Share this post