BPKH Membangun Aliansi Strategis antara Internal Audit, Kepatuhan dan Manjemen Risiko dalam GRC terintegrasi di era VUCA

BPKH Membangun Aliansi Strategis antara Internal Audit, Kepatuhan dan Manjemen Risiko dalam GRC terintegrasi di era VUCA

Selasa, 12 Juli 2022 – BPKH melaksanakan Kegiatan Bencmarking GRC dengan tema “Membangun Aliansi Strategis antara Internal Audit, Kepatuhan dan Manjemen Risiko dalam GRC terintegrasi di era VUCA” bertempat di Aston Sentul Lake. Kegiatan ini dibuka oleh Acep Riana Jayaprawira selaku Anggota Badan Pelaksana bidang Keuangan dan Manajemen Risiko BPKH dan dipimpin oleh Harry Alexander selaku Deputi Hukum dan Kepatuhan. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini turut mengundang beberapa narasumber yaitu dari Hidayat Prabowo dari Otoritas Jasa Keuangan(OJK), Rahmi Artati dan Tuti F. Azmi dari Bank Indonesia (BI), Ari Wibawa Yusuf dari Kementrian Keuangan, Arianto Wicaksono dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta Ibu Fitri Purnama Sari dari PT PLN (Persero). Turut serta dalam kegiatan ini Beberapa komponen dari GRC BPKH meliputi Bidang Hukum dan Kepatuhan, Audit Internal, Manajemen Risiko, Perencanaan dan Transformasi Digital dan Teknologi Informasi .

Kegiatan ini berlangsung selama dari tanggal 12 s.d. 14 Juli 2022 yang bertujuan untuk memberikan pemahaman, keyakinan, serta tambahan informasi bagi BPKH mengenai Best practice OJK, Bank Indonesia, Kemenkeu RI, LPS, dan PLN dalam melaksanakan GRC di Era VUCA guna mewujudkan aliansi strategis antara internal audit kepatuhan dan manajemen risiko di masing – masing lembaga.

Dengan kesimpulan hasil Benchmarking untuk 5 instansi tersebut adalah 3 lines model pada

BI terdiri dari : 1st line Management Control, 2nd line Risk Manajemen, dan 3rd line Internal Audit (RBIA).

OJK terdiri dari : 1st line Risk& Quality Officer, 2nd line Risk Management, dan QA (pengendalian kualitas) framework, policy, methodologies, & validation (Kepatuhan) dan 3rd Internal Audit.

Kemenkeu terdiri dari : 1st linennya adalah Manajmen Operasional, 2nd line Unit Kepatuhan Internal dan 3rd Inspektorat Jendraldan SPI BLU.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terdiri dari

: 1st line Manajemen, 2nd line Manajemen Risiko dan kepatuhan serta 3rd linenya Audit Internal.

Dan PLN terdiri dari : 1st line Satuan Unit Operasional (Menjalankan), 2nd line Manajemen Risiko – Mendampingi dan Challenge dan 3rd linenya adalah mengaudit.

Benchmarking GRC ini bermanfaat bagi BPKH untuk memperoleh masukan dalam rangka mencari bentuk GRC yang diterapkan di BPKH, yang sesuai dengan karakter visi da misi BPKH. Kegiatan ini akan berlanjut kepada lembaga Internasional y

ang berada di Indonesia seperti ISB, WorldBank, ADB, IMF atau IFC.

Share this post