Sambut 2022, BPKH Mengadakan Rapat Evaluasi Kinerja BPS BPIH

Sambut 2022, BPKH Mengadakan Rapat Evaluasi Kinerja BPS BPIH

BPKH Mengadakan rapat koordinasi dengan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) pada hari Kamis (16/12/2021), acara dihadiri oleh perwakilan 30 Bank Syariah atau Unit Usaha Syariah BPS BPIH secara daring dan luring  di Hotel Sari Pacific Jakarta. Pertemuan ini dilakukan guna menjalankan evaluasi kerjasama antara BPKH sebagai regulator dan Bank Syariah sebagai mitra untuk meningkatkan sinergi BPKH dengan BPS BPIH dalam rangka memberikan manfaat dan layanan optimal kepada calon Jemaah Haji khususnya serta umat Islam Indonesia umumnya.

Acara dibuka dengan welcome speech dari A. Iskandar Zulkarnain selaku Anggota Badan Pelaksana Bidang Penghimpunan dan Penempatan Dana Investasi Langsung dan Investasi Lainnya Dalam Negeri dan dilanjutkan dengan agenda utama terkait evaluasi dan sosialisasi penghimpunan, penempatan serta investasi langsung lainnya. A. Iskandar Zulkarnain mengatakan, “Melalui kegiatan ini diharapkan akan pada tahun 2022 nanti, kerjasama BPKH dengan BPS BPIH dapat berjalan dengan lebih baik hingga dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi stakeholders”

Hadir secara daring Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu menyampaikan, “Jumlah dana kelolaan pada seluruh BPS BPIH hingga posisi 30 November 2021 sebesar Rp49,1 triliun atau 31% dari total dana kelolaan BPKH. Porsi penempatan pada BPS BPIH ini menurun dari posisi akhir tahun sebelumnya yang sebesar 44%. Hal ini sejalan dengan amanah Pasal 27 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.”

Menyambut tantangan di tahun 2022 BPKH dan BPS BPIH yang tersebar diseluruh Indonesia akan bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk jemaah haji, melalui kegiatan ini diharapkan pada tahun 2022 nanti, kerjasama BPKH dengan BPS BPIH dapat berjalan dengan lebih baik hingga dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi stakeholders.

Anggito menambahkan bahwa pada tahun 2021, BPKH kembali meraih opini WTP untuk Laporan Keuangan BPKH Tahun 2020. Ini merupakan hattrick sejak BPKH diaudit oleh BPK sejak tahun 2019. Hal ini salah satunya berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh BPS BPIH mitra BPKH.

Share this post