Tujuh Jamaah Umroh Positif Covid-19 Kembali ke Tanah Air

Tujuh Jamaah Umroh Positif Covid-19 Kembali ke Tanah Air

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyebut tujuh jamaah umroh yang sebelumnya diketahui terpapar Covid-19 saat di Arab Saudi dijadwalkan kembali ke Indonesia, Rabu malam (18/11). Hal ini ia sampaikan saat melaksanakan rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta.

Dalam paparannya, Fachrul menyebut, berdasarkan hasil tes PCR/SWAB oleh Kementerian Kesehatan Saudi, delapan  jamaah yang tiba pada 1 November 2020 terkonfirmasi positif Covid-19. Selanjutnya, lima jamaah yang berangkat pada 3 November 2020, terkonfirmasi positif Covid-19. Hanya keberangkatan jamaah pada 8 November 2020 yang bebas Covid-19.

“Dari 13 orang yang positif, tiga di antaranya sudah kembali ke Indonesia, tujuh orang malam nanti akan kembali ke Tanah Air, tiga masih karantina di Saudi,” kata Fachrul dari keterangan resmi yang didapat Ihram.co.id, Kamis (19/11).

Dikonfirmasi terpisah, Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Eko Hartono, membenarkan tujuh jamaah telah meninggalkan Saudi. Rencananya, jamaah tiba di Indonesia pukul 13.30 WIB.

“Sudah boleh pulang tadi malam. Rencana sekitar pukul 13:30 WIB sudah sampai di Indonesia,” kata dia saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan Whatsapp, Kamis (19/11).

Eko menyebut usai menjalani tes PCR/SWAB dan dikonfirmasi negatif, jamaah ini lantas menyelesaikan ibadah umrohnya dan bertolak ke Tanah Air. Mereka tidak melanjutkan perjalanan ke Madinah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Dari 13 jamaah yang terdeteksi positif Covid-19, kini tersisa tiga orang yang masih menjalani isolasi di hotel Makkah. Rencananya, mereka akan dipulangkan ke Indonesia pada 20 November.

Eko juga menyampaikan proses penerbitan visa umroh jamaah Indonesia kembali berjalan dengan normal. Sebelumnya, proses ini sempat dihentikan sementara, setelah beberapa jamaah dikonfirmasi terpapar virus Covid-19.

Dengan kembalinya penerbitan visa umroh, dia meminta semua pihak lebih serius mematuhi protokol kesehatan yang dibuat oleh Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia. Terlebih, ia menyebut pada 22 November nanti ada keberangkatan jamaah umroh gelombang keempat, yang berjumlah sekitar 300 orang.

Share this post