Cari

Masukkan minimal 3 karakter untuk memulai pencarian.

Dana Abadi Umat

Tentang Program Kemaslahatan

Program Kemaslahatan BPKH merupakan penyaluran manfaat dari hasil pengelolaan Dana Abadi Umat yang dikelola secara profesional dan amanah.

Program Kemaslahatan BPKH adalah program penyaluran nilai manfaat dari hasil pengelolaan Dana Haji untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia. Penyalurannya mencakup tujuh bidang: Pelayanan Ibadah Haji, Pendidikan dan Dakwah, Kesehatan, Sarana dan Prasarana Ibadah, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Tanggap Bencana, serta Sosial Keagamaan.

Rangkuman Program Kemaslahatan 2019-2025

Estimasi total penyaluran nilai manfaat Dana Abadi Umat per bidang sejak BPKH berdiri.

Estimasi total penyaluran 2019-2025 Rp1,31 triliun
  • 7 bidang kemaslahatan
  • Penyaluran terbesar: Pendidikan dan Dakwah
  1. Pendidikan dan Dakwah Pembangunan ruang kelas baru, sarana prasarana, mobil layanan dakwah, Beasiswa BPKH, dll.
    Rp364,57 miliar 27,9% dari total
  2. Sosial Keagamaan Program Ramadan, sedekah kurban, khitanan massal, sembako, mobil jenazah, wakaf pohon, dll.
    Rp335,52 miliar 25,7% dari total
  3. Pelayanan Ibadah Haji Pembangunan dan penyediaan sarana prasarana embarkasi haji, dll.
    Rp184,23 miliar 14,1% dari total
  4. Sarana dan Prasarana Ibadah Pembangunan/renovasi masjid, penyediaan sarana dan prasarana masjid, revitalisasi masjid, dll.
    Rp168,11 miliar 12,9% dari total
  5. Kesehatan Sarana prasarana kesehatan, sanitasi, air bersih, pembangunan faskes, ambulans, operasi katarak, dll.
    Rp150,62 miliar 11,5% dari total
  6. Pemberdayaan Ekonomi Umat Modal usaha, alat usaha, program ternak, pelatihan dan pemberdayaan, dll.
    Rp75,53 miliar 5,8% dari total
  7. Tanggap Bencana Mobil rescue, penyediaan kebutuhan dasar (emergency response), program pemulihan bencana, dll.
    Rp28,16 miliar 2,2% dari total

Estimasi akumulasi realisasi 2019-2024 (audited) dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) 2025 (audited).

Bidang Program Kemaslahatan

Nilai manfaat Dana Abadi Umat disalurkan melalui bidang-bidang berikut. Contoh kegiatan di tiap bidang dapat dibuka pada kartunya.

Pelayanan Ibadah Haji

Kegiatan dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji baik sebelum, selama dan setelah kegiatan ibadah haji yang bertujuan untuk menyediakan sarana dan prasarana layanan penyelenggaraan Ibadah Haji di dalam dan/atau di luar negeri.

5 contoh kegiatan
  • Pembangunan/renovasi Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT)
  • Pengadaan kendaraan layanan jemaah haji
  • Pengadaan kendaraan pendaftaran haji keliling
  • Pembangunan/renovasi/penyediaan sarana dan prasarana pendukung asrama haji
  • Pengadaan souvenir jemaah haji

Pendidikan dan Dakwah

Kegiatan Kemaslahatan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat Islam dan aktivitas pemberdayaan kemaslahatan umat Islam.

5 contoh kegiatan
  • Pembangunan/renovasi gedung dakwah/aula dakwah/gazebo dakwah/gedung ormas Islam
  • Pengadaan kendaraan layanan dakwah
  • Pengadaan kendaraan layanan pembelajaran Al Quran keliling
  • Pengadaan digitalisasi pesantren/madrasah
  • Pengembangan sarana dan prasarana syiar Islam dan media dakwah

Kesehatan

Kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan sumber daya manusia umat Islam.

6 contoh kegiatan
  • Peningkatan kualitas kesehatan antara lain kegiatan pemberian pengobatan gratis secara massal atau khitanan gratis massal
  • Pencegahan stunting
  • Pembangunan dan/atau renovasi klinik dan/atau rumah sakit
  • Pengadaan ambulans atau peralatan kesehatan
  • Pembangunan sarana air bersih dan/atau pembangunan instalasi air minum Masyarakat
  • Pembangunan instalasi pengolahan limbah dan/atau sampah dan/atau WC atau Toilet atau sanitasi

Sarana dan Prasarana Ibadah

Aktivitas pemberdayaan kemaslahatan umat Islam melalui program pembangunan sarana dan prasarana ibadah seperti masjid, musala, dan fasilitas kelengkapan masjid atau musala.

6 contoh kegiatan
  • Pembangunan/renovasi masjid/musala
  • Revitalisasi masjid/musala
  • Pembangunan/renovasi tempat wudhu atau sarana pendukung masjid dan musala
  • Pengadaan sound system masjid/musala
  • Pengadaan karpet/sajadah/mimbar/perlengkapan masjid/musala
  • Pengadaan mobil jenazah

Pemberdayaan Ekonomi Umat

Aktivitas pemberdayaan kemaslahatan umat Islam dengan tujuan membangun perekonomian nasional yang diselenggarakan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip syariah, kebersamaan dan efisiensi berkeadilan.

9 contoh kegiatan
  • Pendidikan /pelatihan/ capacity building kewirausahaan
  • Program BPKH Santripreneur
  • Peningkatan aktivitas wirausaha muslim melalui usaha mikro dan kecil
  • Pembangunan atau pengembangan Program Community Development Kampung Haji BPKH
  • Program Haji-Mart (H-Mart)
  • Pengadaan alat pertanian atau alat peternakan atau alat perikanan/nelayan
  • Pengembangan wisata, produk dan/atau jasa halal
  • Pengadaan hewan ternak antara lain sapi/domba/kambing/ayam
  • Pengadaan kendaraan pendukung pertanian/perikanan/UMK

Sosial Keagamaan

Aktivitas pemberdayaan kemaslahatan umat Islam dengan memberikan santunan dan/atau bantuan sosial untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial.

6 contoh kegiatan
  • Pemberian bantuan daging sedekah kurban atau daging/olahan DAM Haji
  • Pemberian bantuan sembako
  • Pemberian bantuan yatim piatu dan fakir miskin
  • Pemberian bantuan penyandang disabilitas
  • Pemberian bantuan mualaf
  • Penyediaan sarana, prasarana dan layanan sosial umat Islam antara lain pembangunan/renovasi rumah yatim atau pengadaan kendaraan layanan sosial

Laporan Kemaslahatan

Transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran program kemaslahatan merupakan komitmen BPKH. Berikut adalah laporan-laporan yang dapat Anda akses.

Pertanyaan Yang Sering Diajukan

Siapa yang bisa mengajukan proposal Program Kemaslahatan?
Proposal dapat diajukan oleh lembaga/organisasi yang berbadan hukum seperti yayasan, organisasi kemasyarakatan Islam, pesantren, masjid, atau lembaga pendidikan Islam yang memiliki program sesuai dengan bidang kemaslahatan BPKH.
Bagaimana cara mengajukan proposal Program Kemaslahatan?
1. Siapkan proposal sesuai format yang ditentukan
2. Lengkapi dokumen pendukung yang diperlukan
3. Ajukan secara online melalui website Kemaslahatan BPKH
4. Tunggu proses verifikasi dan penilaian
5. Jika disetujui, akan dilakukan penandatanganan perjanjian
Berapa lama proses review proposal Program Kemaslahatan?
Proses review proposal membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan sejak proposal diterima lengkap. Proses ini mencakup verifikasi administrasi, penilaian kelayakan, dan persetujuan dari Kepala Badan Pelaksana BPKH.
Apa saja dokumen yang diperlukan untuk mengajukan proposal?
1. Proposal lengkap program
2. Akta pendirian lembaga
3. NPWP lembaga
4. Izin operasional
5. Rekening bank atas nama lembaga
6. Dokumentasi kegiatan sebelumnya
7. Rencana anggaran biaya detail

Masih punya pertanyaan lain?

Hubungi Kami