Kembali

BPKH Pererat Hubungan RI-Mesir Melalui Riset Manajemen Haji dan Dukungan Literasi Internasional

Bagikan:
BPKH Pererat Hubungan RI-Mesir Melalui Riset Manajemen Haji dan Dukungan Literasi Internasional

KAIRO, MESIR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan kunjungan kerja ke Mesir utnuk memperkuat kerja sama bilateral serta mendalami kesuksesan tata kelola haji di negara tersebut. Agenda ini menjadi momentum strategis bagi BPKH untuk melakukan riset komparatif sekaligus mempererat ikatan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya para mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di Kairo.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, dalam keterangannya menekankan bahwa kehadiran BPKH di Mesir mengusung misi multi-aspek. Selain bertujuan memperkokoh relasi diplomatik antara Indonesia dan Mesir, kunjungan ini difungsikan sebagai wadah silaturahmi untuk menyapa sekitar 100 mahasiswa Indonesia di Mesir. BPKH menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para mahasiswa serta sambutan hangat yang diberikan bagi para penuntut ilmu di perantauan. Secara teknis, Harry menjelaskan bahwa BPKH tengah mendalami secara serius metodologi Pemerintah Republik Mesir dalam menangani urusan haji sebagai bahan evaluasi dan pengembangan layanan haji di Indonesia.

Mengenai keberhasilan tersebut Wakil Asisten Menteri Pariwisata Muhammad Ridha mengungkapkan bahwa kemajuan signifikan dalam pelaksanaan haji di Mesir berakar pada implementasi sistem yang berkualitas, komitmen tinggi terhadap transparansi, serta pengelolaan sumber daya yang dijalankan secara efisien. Hal ini diperkuat oleh pandangan pemilik Travel Hayat, Islam Allam yang menegaskan bahwa haji adalah ibadah yang sangat mulia sehingga seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian maupun penyelenggara perjalanan, wajib menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah melalui pelayanan maksimal yang terorganisir dengan rapi.

Hamka Hasan Menghadiri International Book Fair di Kairo

Di sela-sela kunjungan tersebut, delegasi BPKH juga turut hadir di tengah keramaian pengunjung International Book Fair di Kairo untuk memberikan dukungan terhadap peran kebudayaan Indonesia. Anggota Dewan Pengawas BPKH Hamka Hasan, menyatakan harapan besar agar sinergi antara Indonesia dan Mesir terus berlanjut secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kehadiran stand Indonesia dalam ajang pameran buku internasional tersebut harus dipertahankan setiap tahunnya sebagai instrumen vital dalam mendukung pengembangan literasi serta memperkenalan kekayaan budaya bangsa di kancah global.

Melalui kunjungan ini, BPKH berkomitmen untuk mengintegrasikan poin-poin pembelajaran mengenai efisiensi dan transparansi manajemen haji dari Mesir guna terus meningkatkan nilai manfaat bagi jemaah haji Indonesia.