Cari

Masukkan minimal 3 karakter untuk memulai pencarian.

Kembali

BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah Melalui Partisipasi di International Islamic Expo 2026

Bagikan:
BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah Melalui Partisipasi di International Islamic Expo 2026

JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital ekosistem haji dan umrah melalui partisipasinya pada ajang International Islamic Expo (IIE) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf. Dalam rangkaian acara tersebut, BPKH melalui anak usahanya, BPKH Limited, turut mengambil bagian dengan menjalin kerja sama strategis bersama SAHL Group melalui peluncuran program “Go SAHL” sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi layanan dalam ekosistem haji dan umrah.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan IIE 2026 yang dinilai menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri, baik nasional maupun internasional, untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Alhamdulillah, hari ini kami diundang dalam acara International Islamic Expo sebagai observer sekaligus sebagai salah satu pelaku industri melalui BPKH Limited. Kami melihat expo ini menjadi sarana bagi para pengusaha lokal maupun internasional untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan haji dan umrah,” ujar Fadlul.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun melalui forum tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi jemaah haji dan umrah Indonesia, sekaligus mendukung optimalisasi pengelolaan dana haji melalui pengembangan investasi yang memberikan nilai manfaat.

BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah

“Insya Allah, kegiatan ini akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi jemaah haji dan umrah kita, serta memberikan dampak positif bagi BPKH Limited yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai manfaat bagi BPKH,” tambahnya.

Fadlul menjelaskan, keikutsertaan BPKH Limited sebagai eksibisioner dalam IIE 2026 juga menjadi momentum untuk mengeksplorasi berbagai peluang bisnis dan investasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kualitas layanan bagi jemaah.

“Harapan kami, melalui expo ini BPKH Limited dapat melihat dan mendalami peluang bisnis maupun investasi yang tepat untuk mendukung peningkatan kualitas ibadah haji jemaah Indonesia dan jemaah umrah, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan nilai manfaat bagi setoran awal calon jemaah haji Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sesi talkshow forum yang dimoderatori oleh Zoehelmi dari BPKH Limited, Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Penghimpunan, Transformasi, dan Teknologi Informasi, Harry Alexander, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus utama BPKH dalam mendukung ekosistem haji dan umrah yang semakin modern, terintegrasi, dan mudah diakses.

“Hari ini kami meluncurkan kerja sama antara BPKH, BPKH Limited, dan SAHL Group melalui Go SAHL. Kami melakukan transformasi digital, tidak hanya di internal badan usaha, tetapi juga mendukung ekosistem haji dan umrah secara lebih luas,” ujar Harry.

Ia menjelaskan, melalui inisiatif tersebut BPKH Limited berupaya menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi dengan melibatkan berbagai mitra strategis.

BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah

“Kami melibatkan 32 bank dan PJP untuk menghadirkan layanan registrasi yang seamless, memfasilitasi sistem pembayaran digital, dan ke depan akan meluncurkan Digital Online Travel Agencies (OTA) untuk mendukung peningkatan kesejahteraan jemaah haji Indonesia,” tambahnya.

Keikutsertaan BPKH dalam International Islamic Expo 2026 menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang investasi, serta mendorong inovasi layanan dalam ekosistem haji dan umrah.

Melalui pengelolaan keuangan haji yang profesional, transparan, dan akuntabel, BPKH berkomitmen menghadirkan nilai manfaat yang optimal bagi jemaah haji Indonesia serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang semakin berkualitas.