Jakarta, Maret 2026 – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Bidang Kemaslahatan menyalurkan bantuan 108.075 paket sembako kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui program “Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026”. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan berbagi dan penguatan kepedulian sosial dalam momentum bulan suci Ramadan.
Program ini merupakan salah satu upaya BPKH untuk menghadirkan manfaat nyata dari pengelolaan dana umat sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Berdasarkan data pelaksanaan program, dari total 110.000 paket sembako yang disetujui, sebanyak 108.075 paket telah dialokasikan untuk distribusi di berbagai provinsi di Indonesia.


Penyaluran bantuan menjangkau berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung, Banten, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, hingga DKI Jakarta. Sumatera Utara menjadi wilayah dengan alokasi terbesar yaitu 17.200 paket, disusul Jawa Timur sebanyak 10.425 paket dan Jawa Barat sebanyak 8.500 paket.
Dalam pelaksanaannya, BPKH menggandeng sejumlah mitra kemaslahatan nasional untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. Mitra tersebut antara lain Baitulmaal Muamalat, NU Care-LAZISNU, Lazuq, Lazismu, Rumah Zakat, dan Baznas.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BPKH untuk menghadirkan nilai manfaat dana haji yang lebih luas bagi masyarakat.
“BPKH berkomitmen agar pengelolaan dana haji tidak hanya mendukung penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi umat. Melalui program Menebar Manfaat Bersama BPKH di bulan Ramadan ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial,” ujar Fadlul.

Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Kemaslahatan, Sulistyowati, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai mitra kemaslahatan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
“Program ini merupakan wujud komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai kemaslahatan dana haji secara luas kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra kemaslahatan, kami berupaya memastikan distribusi bantuan dapat berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah,” kata Sulistyowati.
Hingga saat ini, tercatat 76.075 paket telah terealisasi dalam proses distribusi, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengadaan dan penyaluran di berbagai daerah.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui berbagai lembaga sosial, pesantren, masjid, serta organisasi masyarakat yang menjadi penerima manfaat di berbagai daerah. Program ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan lembaga mitra untuk memperluas jangkauan distribusi bantuan.
Ke depan, BPKH akan terus memperkuat berbagai program kemaslahatan yang memberikan manfaat langsung bagi umat, sebagai bentuk pengelolaan dana haji yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
