Sunnah Haji dan Umrah
Sebagai ibadah yang penuh keberkahan, haji dan umrah tidak hanya terbatas pada kewajiban rukun dan wajibnya saja. Sunnah-sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. adalah amalan yang jika dilakukan akan memperkuat spiritualitas dan pengalaman ibadah Anda. Berikut ini tujuh sunnah haji dan umrah yang penting Anda ketahui dan laksanakan.1. Ifrad
Sunnah pertama yang dapat Anda amalkan adalah niat melaksanakan haji secara terpisah dari umrah, yang dikenal dengan istilah Ifrad. Ini berarti jemaah mendahulukan haji sebelum melaksanakan umrah. Praktik ini memiliki keutamaan karena dengan memisahkan kedua ibadah ini, jemaah dapat fokus menyempurnakan haji terlebih dahulu sebelum mengerjakan umrah. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian amalan haji, barulah jemaah dapat melaksanakan ibadah umrah.2. Membaca Talbiyah
Salah satu amalan yang disunnahkan sepanjang pelaksanaan haji dan umrah adalah membaca talbiyah. Bacaan ini tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan ketundukan kepada Allah Swt. Disunnahkan bagi laki-laki untuk mengucapkan talbiyah dengan suara lantang, sementara bagi perempuan dianjurkan untuk melafalkannya secara pelan. Bacaan talbiyah berbunyi:لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian dan nikmat adalah milik-Mu, begitu pula kerajaan (juga milik-Mu). Baca Juga: Tata Cara Melakukan Tawaf yang Benar sesuai Sunnah Nabi SAW