Apa Itu Qiroah?
Secara etimologis, qiroah berasal dari kata "qaraa yaqrau qiratan," yang berarti menghubungkan huruf dan kalimat dalam bacaan. Dalam buku Al-Quran dan Qiraah Syadzah karya Aqil Haidar, dijelaskan bahwa qiroah adalah bentuk jamak dari qiraah dan juga bentuk masdar dari qaraa yaqrau, yang menggambarkan proses membaca dengan menghubungkan huruf dan kalimat sehingga terbentuklah makna yang tepat. Hal ini mengacu pada teknik membaca yang mengedepankan pengucapan dan pengartian yang benar dari setiap ayat Al-Qur'an. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), qiroah diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan cara pembacaan Al-Qur'an, terutama teknik pembacaan ayat-ayatnya. Hal ini berarti qiroah bukan sekadar bacaan biasa, namun terdapat metode khusus yang telah diatur untuk menjamin ketepatan lafal serta makna dari ayat-ayat suci. Ulama Ash-Shabuni menjelaskan qiroah sebagai cara membaca Al-Qur'an yang dilakukan oleh seorang Imam ahli qiroah, yang berbeda dengan bacaan imam lainnya namun tetap merujuk pada sanad yang bersambung hingga Rasulullah saw. Oleh karena itu, qiroah bukan hanya berfokus pada tajwid dan makhraj, tetapi juga menjaga warisan bacaan yang diterima langsung dari Nabi Muhammad saw. Baca Juga: 5 Cara Meditasi Islam untuk Meningkatkan Fokus dan KonsentrasiMacam-Macam Qiroah
Dalam ilmu qiroah, terdapat beberapa macam teknik bacaan yang diajarkan dan diakui dalam tradisi Islam. Setiap teknik bacaan ini diturunkan oleh para Imam ahli qiroah yang sanadnya dapat ditelusuri hingga Rasulullah saw. Di antaranya, yang paling dikenal adalah Qiraah Sabah dan Qiraah Asyrah. Qiraah Sabah merujuk pada tujuh metode bacaan Al-Qur'an yang diajarkan oleh tujuh Imam ahli qiroah, yaitu:- Nafi‘ ibn ‘Abd Rahman ibn Abu Nu‘aim
- Abu Ma‘bad, atau lebih dikenal dengan Ibn Katsir
- Abu ‘Amr Zabban ibn al-‘Ala’ ibn ‘Ammar
- Abu ‘Imran Abdullah ibn ‘Amir
- Abu Bakr ‘Ashim ibn Abu Najud al-Asadi al-Kuf
- Abu ‘Imarah Hamzah ibn Habib ibn ‘Imarah
- Al-Kisa’i
- Abu Ja‘far Yazid ibn al-Qa‘qa‘
- Abu Muhammad Ya‘qub ibn Ishaq ibn Zaid ibn ‘Abdullah ibn Ishaq al-Hadrami
- Abu Muhammad Khallaf ibn Hisyam al-Bazzar
